PELATIHAN MANAJEMEN SDM KUKM BERBASIS KOMPETENSI BAGI PENGELOLA KOPERASI DAN UKM KOTA JAMBI TAHUN 2018

Permasalahan intern yang masih dihadapi oleh koperasi pada saat ini dari sisi pengelolaan koperasi adalah masih kurangnya pengetahuan dan keterampilan khususnya dalam tata kelola keuangan koperasi, sehingga koperasi kurang berkembang dengan pesat. Perkembangan koperasi selain dipengaruhi oleh adanya Partisipasi Anggota, Profesionalisme pengurus juga tidak kalah penting adalah peran pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Anggota sebagai pemilik dan pengguna jasa koperasi, sangat besar peranannya, partisipiasi anggota dalam keaktifan membayar kewajibannya dan kontribusi dalam memanfaatkan pelayanan jasa koperasi serta keaktifan dalam memberikan sumbangsih pemikiran pada pelayanan saat Rapat Anggota, akan memberikan dampak terhadap perkembangan koperasi. Demikian juga, pengurus dan pengelola yang kompeten dibidangnya selain akan sangat mempengaruhi daya saing koperasi di era persaingan dunia usaha yang semakin ketat juga akan menjadikan koperasi berkembang semakin pesat. Selain 2 (dua) hal tersebut diatas perkembangan koperasi juga dipengaruhi oleh peran pemerintah selaku regulator, fasilitator dan simulator.

Dalam rangka untuk meningkatkan Kualitas SDM Pengelola KSP/USP Koperasi, khususnya Kasir pada KSP/USP Koperasi, Pemda Kota Jambi melalui Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kota Jambi bekerjasama dengan Deputi Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Koperasi dan UKM RI melaksanakan kegiatan Pelatihan dan Uji Kompetensi Bagi Pengelola KSP/USP Koperasi untuk Jabatan Kasir Koperasi. Waktu pelaksanaan selama 4 (empat) hari dari terhitung mulai tanggal 13 November s/d 16 November 2018 dengan diikuti peserta sebanyak 30 orang yang terdiri dari Kasir KSP/USP koperasi di Kota Jambi.

Dengan kata lain pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme dan kapasitas pengelola koperasi untuk jabatan kasir pada KSP/USP Koperasi, agar para kasir dapat bekerja lebih teliti, tertib, dan bertanggung jawab, sehingga berdampak pada meningkatnya kepercayaan anggota terhadap koperasi itu sendiri yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan kinerja koperasi. Selain itu Diklat Kompetensi Kasir ini merupakan perwujudan Peraturan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor 15 tahun 2015 pasal 13 ayat 5 bahwa "Pengelola Simpan Pinjam Koperasi wajib memiliki Sertifikat Standar Kompetensi Pengelola Usaha Simpan Pinjam yang dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi yang memiliki lisensi sesuai peraturan perundang-undangan. Dalam hal ini kasir adalah salah satu elemen dalam pengelolaan koperasi.