Dewan Minta Investor Pekerjakan Tenaga Lokal

JAMBI-Kota Jambi sebagai kota perdagangan dan jasa banyak dilirik investor yang ingin menanamkan modalnya di Kota Jambi.Bahkan sejak beberapa waktu belakangan ini, sejumlah investasi sudah tertanam di Kota Jambi, mulai dari perhotelan pusat perbelanjaan dan sebagainya.

Banyaknya investasi yang masuk ini diharapan bisa menyerap tenaga kerja, terutam tenaga kerja lokal. Hal ini menjadi perhatian serius dari wakil Ketua DPRD Kota Jambi Sartono, dia meminta investor yang menanamkan modlanya untuk mengutamakan tenaga kerja lokal. Hal ini menurutnya untuk mengurangi angka pengangguran.

Diharapkannya, perusahaan yang berinvestasi di Kota Jambi untuk merangkul putra daerah sebagai pekerja. “Ini dalam upaya meminimalisir tingkat pengangguran,” kata Sartono yang juga merupakan coordinator Komisi IV DPRD Kota Jambi ini.

Dia juga meminta dinas terkait seperti Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja untuk melakukan pendataan terhadap jumlah tenaga kerja dan pengangguran yang ada di Kota Jambi.

Dengan adanya data yang valid, setiap perusahaan swasta yang ingin berinvesatsi di Kota Jambi bisa langsung mengakomodir pekerja sesuai dengan data yang dimiliki pemerintah.

“Harus ada sinkronisasi dan data yang valid. Kalau ada perusahaan yang masuk, kita sudah memiliki data, tinggal merangkul saja,” tukasnya.

Selain itu, berdasarkan Undang-undang (UU) nomor 13 tahun 2003 mengenai tenaga kerja, dirinya juga meminta kepada pihak perusahaan untuk tetap memberikan hak pekerja, seperti perlindungan kesehatan tenaga kerja. “Hak tenaga kerja harus dipenuhi. Sesuai dengan UU, jika tenaga kerja lebih dari 10 orang harus diberikan jaminan kesehatan,” pungkasnya.